Kominfo

Kominfo

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Ketua DPRD Prov. SULBAR, Andi Mappangara saat menghadiri penutupan Hari Kesatuan Gerak – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( HKG-PKK) ke 45 dan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XIV tingkat prov. Sulbar yang berlangsung di Auditorium Lantai 4 kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 06 September 2017

Gubernur Sulbar, ABM menerima kunjungan Ketua dan pengurus Dewan Pendidikan Sulbar di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar pada hari Rabu, 6/9/2017. Kunjungan Dewan pendidikan ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus koordinasi terkait permasalahan yang ada di pendidikan khususnya di Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan tersebut Ketua DewanAnsar Nur Hasanuddin menyampaikan tentang sarana dan prasarana yang belum memadai di kantor dewan Pendididikan dan berbagai masalah antara lain tunjangan guru dan kesejahteraannya. Pada kesempatan tersebut satu persatu para pengurus turut mengutarakan dan penyampaikan langsung ke Gubernur.Setelah mendengarkan, ABM menyampaikan rasa terimkasih kasih kepada ketua dan pengurus dewan pendidikan yang turut peduli terkait pendidikan. Menurut ABM bahwa pendidikan merupakan salah satu indikator yang sangat penting dalam pembangunan yang ada di Sulbar. Untuk itu diharapkan agar semua stakholder bisa bersama-sama peduli tentang bagaimana upaya agar dunia pendidikan bisa lebih baik dan memiliki kualitas yang setara dengan daerah berkembang lainnya dan diharapkan agar para guru bisa lebih mengabdikan diri untuk mengajar dengan baik. Salah satu perhatian pemerintah adalah bagaimana agar kesejahteraan guru dapat di tingkatkan serta pelatihan SDM para pengajar juga bisa ditingkatkan. Sehingga diharapkan terciptanya generasi yang handal yang akan menjadi penerus bangss,tutur ABM.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar yang di daimpingi Kepala Balitbangda Sulbar Jamil Barambangi dan Karo Humas Eman dan staf khusus Maemunis menggelar coffe morning di Rujab Gubernur bersama awak media yang ada di Mamuju pada hari Rabu (6/9) 2017. Pertemuan bersama awak media tersebut sebagai salah ajang silaturahmi usai pasca lebaran idul adha dan sekaligus untuk mendukung akselarasi pembagunan du Sulbar, maka di butuhkan peran semua pihak, termasuk peran media yang diyakini ABM sangat besar.Pada penyampaiannya, ABM mengatakan bahwa tanpa dukungan media pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan baik, olehnya itu mari bersma-sama membangunan daerah ini,” kata mantan Bupati dua periode itu.ABM menambahkan dirinya sukses menjadi bupati dua priode dan menjadi gubernur Sulbar saat ini juga tak lepas dari peran dan dukungan baik dari media. Ia berpesan agar media tetap indevenden dan terus menjunjung tinggi kode etik jurnalistik” kita ingin Sulbar lebih baik, saya jadi gubernur karena media, saya mau bangun Sulbar tanpa pamrih, pesan saya kepada media jangan besar-besarkan hal yang belum jelas, jangan takut ungkap kebenaran, saya siap terima kritikan meskipun pahit asalkan benar.” Terangnya.Menanggapi sejumlah keluhan awak media mengenai kehumasan, Gubernur Sulbar ABM berjanji akan membenahi dan menata kembali sistem kehumasan agar dapat berfungsi dengan maksimal.“insyaallah setiap 3 bulan sekali agenda seperti ini kita akan lakukan, di humas sistem kita akan benahi,termasuk Kominfo, ” Tutup ABM.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Barat, Andi Ruskati Ali Baal Masdar, menyampaikan sambutan dalam acara Sosialisasi Undang-undang Perlindungan Anak di Auditorium Lantai IV kantor Gubernur Sulbar. Senin, 4 September 2017.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Ketua TP PKK, Andi Ruskati Ali Baal Masdar saat mengunjungi salah satu stand pameran hasil kerajinan, yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 05 september 2017

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar melantik sekaligus mengukuhkan anggota Tim Penggerak – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga ( TP – PKK ) Provinsi Sulbar Periode Tahun 2017-2022 yang berlangsung di Auditorium lantai 4 Kantor Gubernur Sulbar, Selasa 05 September 2017. Sebanyak 40 Pengurus Tim Penggerak PKK Sulbar periode 2017-2022 dilantik oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, di Auditorium Kantor Gubernur Sulbar Selasa, 5 September 2017.Dalam sambutannya ABM Menyampaikan agar bisa menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, PKK harus mampu bekerja dan berpikir baik untuk kemajuan Sulbar. Strukturnya pun harus seimbang, harus ada wakil dari setiap instansi vertikal dan OPD yang ada” ungkap mantan Bupati Polman tersebut.Ia juga menyampaikan, sebagai organisasi yang tumbuh dari bawah dan berperan penting dalam pemberdayaan ekonomi keluarga, PKK diharapkan dapat segera mewujudkan tujuan utama, yaitu keluarga sejahtera. Karena mempunyai arti besar dalam dalam proses pembangunan dan tentu akan berimplikasi pada terwujudnya masyarakat Sulawesi Barat Maju dan Malaqbi.Adapun sepuluh program sesuai dengan eksistensi PKK, yaitu penghayatan dan pengalaman pancasila, gotong-royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan dan keterampilan, kesehatan, kehidupan berkoperasi, dan kelestarian ingkungan hidup, serta perencanaan yang sehat.“Apabila sepuluh program tersebut sudah membudaya, maka PKK dapat menjadi pilar yang kokoh dalam pembangunan kesejahteraan” lanjut Ali, “ada empat pilar juga yang harus dipegang oleh PKK, yaitu kerakyatan, solidaritas, pengabdian dan gotong royong”Ayah dua anak tersebut juga menghimbau kepada pengurus PKK Provinsi agar terus mengadakan pembinaan yang berkelanjutan dan terus mengayomi, memotivasi, membimbing dan memberikan bantuan-bantuan pada setiap program.“Program–programnya juga sebaiknya membantu program pemerintah, terutama di bidang kesejahteraan masyarakat guna meningkatkan taraf hidup. Agar kita bermartabat atau malaqbi” tandas AliDitemui usai pelantikan, Ketua TP-PKK Provinsi Sulbar, Andi Ruskati Ali mengungkapkansepuluh program PKK harus diwujudkan secara profesional, dan sesuai arahan Gubernur, PKKbekerja sama dan membantu program pemerintah.“Kita PKK adalah mitra Pemerintah, dalam bidang Pendidikan kita kerjasama dengan Dinas Pendidikan,…

Sekertaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Ismail Zainuddin, lakukan Silaturrahim bersama para Kepala OPD Pemprov Sulbar dan keluarga, di Kediamannya. Jum’at, 1 September 2017.

Asisten I Ketataprajaan Provinsi Sulbar, Nur Alam Thahir menghadiri Sosialisasi Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Dan Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan di lantai 3 Kantor Gubernur pada tanggal 29 Agustus 2017. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Cabang Mamuju BPJS Ketanagakerjaan, Iman dan Kepala Cabang Makassar BPJS Ketenagakerjaan yang diwaliki Kabid BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Robbi dan para peserta dari Kepala BPJS Ketenaga Kerjaan se kabupaten Sulbar. Dalam sambutannya Asisten I Nur Alam Tahir menjelaskan bahwa Sejelan dengan revolusi mental yang saat ini tengah dicanangkan ooleh pemerintah, dimana salah satunya implementasi dari gerakan revolusi mental adalah untuk mendorong masyarakat melakukan perubahan demi terwujudnya pemerataan ekonomi dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat. Salah satunya adalah BPJS Ketenagakerjaan sebagai badan hukum yang dibentuk untuk menyelenggarakan program jaminan sosial yang memberikan perlindungan sosial untuk menjamin seluruh rakyat agar dapat memenuhi kebutuhan dasar hidupnya yang layak. "untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan satu gerakan jaminan sosial yang dapat menumbuhkan rasa memiliki dari pemerintah baik puasat maupun daerah juga dari pihak pengusaha terhadap program Jaminan Sosial. Salah satu program kerja dari BPJS Ketenakerjaan di tahun 2017 yaitu pelaksanaan penghargaan jaminan Sosial ketenagakerjaan adalah bentuk penghargaan yang diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota serta perusahaan peserta yang terdiri dari perusahaan besar dan menengah serta UMKM dalam memaksimalkan penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan. Ditambahkan Nur Alam, bahwa tujuan dari sosialisasi ini adalah memberikan apresiasi iepada pemerintah daerah untuk memaksimalkan penyelenggaraan perlindungan masyarakat khususnya tenaga kerja melalui jaminan sosial, memberikan apresiasi kepada perusahaan peserta untuk memberikan perlindungan bagi para pekerjanya dengan memaksimalkan kepatuhan terhadap pelaksnaan peraturan jaminan sosial, meningkatkan kepedulian dan citra positif program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pemerintah perusahaan dan masyarakat dan meningkatkan dukungan pemerintah provinsi,Kabupaten dan Kota dalam meningkatkan cakupan kepesertaan serta meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan bidang jaminan sosial ketenagakerjaan.

Sosok Gubernur Sulbar HM Ali Baal Masdar ternyata memiliki hobi beternak sapi. Ini terbukti dengan adanya peternakan mini yang ada di Kabupaten Polman. Menurut ABM peternakan mini ini dibuat untuk pembelajaran sewaktu beliau menjabat sebagai bupati. Sosok lelaki yang sederhana ini ternyata hobi memelihara ternak dan bertani. Keinginannya melihat Sulbar maju sebagai swasembada pangan dan ternak di buktikan dengan beliau duduk sebagai bupati. " saat ini usaha ternak yang dirintisnya milik Pemerintah Kabupaten Polman yang dulunya hanya 250 ekor kini bertambah menjadi 1000 ekor dan lahan ternak ini bisa dijadikan pembelajaran bagi masyarakat yang mau membuka usaha ternak, paparnya. 

Sapi seberat 1,2 ton yang diberi nama Si Kliwon merupakan sapi jenis simental . Sapi tersebut dipelihara oleh Saeman, petani di Desa Campurjo Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Wonomulyo. Sapi tersebut merupakan sumbangan Presiden RI Bapak Jokowi Dodo yang diserahkan oleh Gubernur Sulbar HM Ali Baal Masdar Kepada panitia Qurban untuk disembelih dan dagingnya akan dibagikan kepada waga yang kurang mampu yang berada di kabupaten Polewali dan telah di data oleh Dinas Sosial.Selain itu Gubernur Sulbar juga meyumbangkan tiga ekor sapi yang dagingnya akan dibagikan untuk masyrakat yang tidak mampu.