03 Mei 2018

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulbar menggelar Bimtek implementasi sistem informasi kearsiapan dinamis

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulbar menggelar Bimtek  implementasi sistem informasi kearsiapan dinamis lingkup Pemerintah Sulbar di laksanakan  di Maleo, Kamis, 3 Mei 2018. Kegiatan tersebut, dibuka oleh Kadis Perpustakaan dan Arsip Harifuddin Toppo Mpd, Kasubid Arsip Nasional Pusat. Pada sambutannya, Hartop panggilan Arifuddin Toppo menjelaskan  bahawa setiap lembaga negara, pemerintah daerah,perguruan tinggi,perusahaan serta ormas, tidak lepas dari penciptaan  arsip. Arsip sebagai rekaman kegiatan lembaga-lembaga tersebut mempunyai manfaat sebagai bahan pengambilan kebijakan,bukti akuntabilitas kinerja,memori dan identitas serta bahan pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara. Untuk itu arsip harus dikelola,dipelihara dan diselamatkan  agar arsip dapatdimanfaatkan seluas-luasnya untuk kepentingan publikdan kemaslahatan bangsa. Lebih lanjut katanya, bahwa arsip yang dimiliki  daerah merupakan sumber infomasi dan bahan pertangungjawaban pemerintah daerah  serta memorikolektif yang mempunyai nilai dan arti penting  dan strategis antara lain dapat menyajikan informasi mengenai penyelenggaraan pemerintah daerah daerah perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan. "naskah dinas atau arsip pada suatu instansi merupakan alat bukti akuntablitasi dan pada saatnya akan menjadi bahan pertanggungjawaban  nasional. Karena  fungsinya itu , maka perlu pengaturan penciptaan suatu naskah telah dirancang untuk memudahkan penyimpanannya. Sehingga memudahkan  untuk melakukan penyusutan arsip,ujarnya. Apalagi saat ini kemajuan  teknologi memberikan manfaat diberbagai sektorkehidupan termasuk sektor kearsipan.Tingkat Kebutuhan masyarakat terhadap  informasi kini semakin tinggi. Hal ini dapat dimengerti karena masyarakat menuntut untuk dapat mengakses informasi dengan cepat,mudah dan murah.   

Read 119 times
(0 votes)