19 Des 2017

Peringatan Hari Bela Negara Mengangkat Tema Tiada Hari Tanpa Bela Negara.

Pemerintah Provinsi Sulbar memperingati Hari Bela Negara yang dilaksanakan serentak pelosok tanah air yangmengangkat tema, Tiada Hari Tanpa Bela Negara. Upacara tersebut  digelar  dilapangan kantor Gubernur Sulbar yang dilaksanakan  pada hari Selasa tanggal 19 Desember 2017. Yang menjadi inspektur adalah Wagub Sulbar Enny Anggareny Anwar dan turut serta dari   Pasi Log Korem 142 tatag, Up Mayor Inf Bakri  serta perwira  kapten Inf Teguh dari Pama Korem 142 Tatag dan para tamu yang  turut hadir Kakorda Subar, Kolonel Sus Rudiyanto, Wakapolda Sulbar Kombes Pol Dr endi Sutendi, Sik Sh,Mh, Wakbinda Sulbar, Kolonel Inf Arman,Kasi Pers Korem 142 Tatag Letkol CAJ Iwayan Wirya, Dan Lanal Mamuju Letkol Laut (KH) Siangka, Kasdim 1418 Mamuju, Mayor Inf Andi Ismail dan Pasi Intel Korem 142 Tatag Kapten Inf Ucok serta para Pimpinan OPD Lingku Sulbar dan para pegawai Lingkup Pemerintah Sulbar.  Pada sambutan Presiden RI Jokowi Dodo yang dibacakan Wagub Sulbar EnnyAnggraeny Anwar pada Upacara Bela Negera menegaskan mengajak bahwa pada momentum bela negara ini , saya mengajak  kepada seluruh rakyat Indonesia untuk senantiasa belajar dari sejarah perjuangan bangsa. Karena sejarah mencatat bahwa Republik Indonesia bisa berdiri tegak sebagai bangsa Indonesia yang berdaulat tidak lepas dari semangat bela Negara dari seluruh kekuatan rakyat yang berjuang mengorbankan jiwa raganya untuk membela tanah airnya dari para penjajah."Sejarah  telah mencatat bahwa membe;a negara tidak hanya dilakukan dengan kekuatan senjata, akan tetapi juga dilakukan oleh setiap warga negara dalam bentuk yang lain. sebabagimana pernah dilakukan oleh Mr Safruddin Prawiranegara pada tahun 1948 guna menyelamtkan keberlangsungan Negara RI dengen membentuk Pemerintah Darurat RI (PDRI) di Sumatera Barat. Nilai-nilai heroik tersebut yang perlu terus kita aktulaisasikan melalui berbagai kerja nyata kita dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Lanjut Mantan An ggota DPR RI ini menyampaikan bahwa momentum peringatan hari bela Negara hari ini, saya ingin mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan aksi nyata dalam pembelaan Negara di era ketergantungan terhadap teknologi informasitelah membawa kita semua pada cara pandang kita terhadap berbagai kemungkinan ancaman,ujarnya. "memasuki era milinium ini sudah barang tentu 

tantangan dan ancaman terhadap kedaulatan negara,keutuhan wilayah maupun keselamatan segenap bangsa, tidak lagi bersifat tradisonal atau ancaman militer, tetapi sudah bersifat multidimensional dan berada di setiap lini kehidupan. Oleh karena itu, bentuk aktulaisasi kecintaan kepada tanah air atau patriotisme dan nasionalisme sudah barang tentu jauh berbeda dengan era perjuangan, tutur Enny. Masih katanya, kemudahan dan kecanggihan akses digitalisasi internet di abad milinium sudah sangat berpotensi mempengaruhi midset manusia termasuk beragam informasi dan paham-paham yang dapat merubah moral an kepribadian suatu bangsa. Oleh karenanya saya minta kepada seluruh rakyat Indonesia khususnya para generasi muda - generasi milenial sebagai penduduk mayoritas rakyat Indonesia untuk senantiasa kritis terhadap upaya memecah belah bangsa,merendahkan martabat bangsa dan senantiasa waspada terhadap upaya infiltrasi ideologi dengan cara yang sangat halus dan kekinian yang ingin merubah atau menggantikan Pancasila dan ingin memecah NKRI Para generasi muda adalah pemimpin dimasa mendatang harus berperan dan bangga dengan ke Indonesiannya serta harus hebat untuk dirinya untuk bangsanya dan negarany. Itulah bagian dari bentuk Bela Negara yang  sesungguhnya di era Kekinian  dan masih banyak lagi contoh aktualisasi bela negara dalam kehidupan sehari-hari. Bagi saya, para guru,bidan dan tenaga kesehatan yang tengah berjua ng melakukan tugasnya dipelosok tanah air, dikawaasan perbatasan,dipulau-pulau terluar sesungguhnya adalah sedang melakukan bela negara. Merekalah yang telah membuat Republik ini bisa tetap eksis untuk hadir melayani rakyat.Salah satunya juga adalah menjaga perairan kita, yang selama ini aksi pencurian ikan banyak terjadi. Sehingga upaya melawan aksi tersebut adalah salah satu merupakan tindakan bela Negara. Pasalnya setiap tahun ratusan juta ton ikan kita dicuri. Dan bagi saya mweujudkan kedaulatan pangan adalah bela negara. Upaya untuk bisa tetap tegak berdiri dikaki sendiri secara ekonomi adalah upaya bela Negara.    

Read 193 times
(0 votes)