Print this page
26 Okt 2017

Gubernur Sulbar dan Bupati Mamasa Menerima Penghargaan dari Menko Perekonomian Dan Badan Informasi Geospasial (BIG)

 Menteri Koordinator bidang perekonomian Darmin Nasution menghadiri Rapat koordinasi Nasional yang berlangsung di Hotel Saripan Pasific, Jakarta, Kamis 26 Oktober 2017 Sedangkan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama beberapa gubernur turut hadir pada rapat tersebut, yang membahas tentang  Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta yang diselenggarakan oleh Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian.
 Pada acara tersebut, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Bupati Mamasa dan Mamuju mendapatkan penghargaan dari Menko Perekonomian dan Badan Informasi Geospasial (BIG) atas prestasi Sulbar yang telah menjadi model percontohan penyusunan batas desa secara partisipatif yang melibatkan berbagai stakeholder di desa.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution pada rakor tersebut mengatakan, dengan kebijakan one map policy, nantinya peta dasar Indonesia akan dibuat oleh Badan Informasi Geospasial, yang mana peta tersebut meliputi area beserta potensi sumber yang ada di dalamnya.

Ditambahkan, saya juga ingin meng-higlight saja kebijakan satu peta itu betul betul sangat krusial dan urgent bagi negara yang seluas dan sebesar Indonesia. Bayangkan kalau kita pakai revolusi peta sendiri maka akan banyak persoalan didalam pelaksanaan kegiatan karena semua kegiatan pasti ada peta dasarnya,” ujarnya dalam acara Rakornas Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis, 26 Oktober 2017.

Dimana dengan seluruh peta yang terkandung di dalamnya, peta ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah. Harapannya, pembangunan infrastruktur satu dengan lainnya bisa terintegrasi dan tidak saling berbenturan.

“Kebijakan satu peta merupakan upaya mewujudkan satu referensi dan standar yang menjadi acuan bersama dalam menyusun bernagai kebijakan perencanaan dan pemanfaatan ruang. Kita berharap Bappenas menggunakan peta dalam perencanaannya. Tentu kita tahu Bappenas sudah menggunakan itu. Tapi kalau satu peta pasti sangat bermanfaat,” jelasnya.

Read 220 times
(0 votes)