Print this page
24 Okt 2017

Wagub Sulbar Kembali Galakkan Lagu-Lagu Wajib Di Generasi Muda

Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar memberikan sambutan pada acara Kementerian Pertahanan RI PPTP Kemham Provinsi Sulawesi Barat dengan tema meningkatkan semangat bela negara generasi muda dalam rangka mewujudkan Pertahanan Negara yang tangguh,  yang berlangsung di Aula Kodim 1418 ,Mamuju Selasa 24 Oktober 2017. Pada acara tersebut hadir Kepala Kementerian Pertanahan RI perwakilan Provinsi Sulbar, Korem Taroada Tarogau, Kodim Mamuju, para asisten Lingkup Pemprov dan para pimpinan OPD Lingkup Pemprov Sulbar dan para siswa tingkat SMA Mamuju.

Dalam setiap usaha dan upaya yang dilakukan baik oleh perorangan maupun lembaga tidak terlepas dari sasaran dan tujuan yang hendak dicapai dalam sebuah kegiatan tersebut. Begitu juga dengan pembinaan generasi muda. Perubahan yang sangat cepat dalam kehidupan masyarakat akan mempengaruhi mental generasi muda yang labil.  Hal itu biasanya  akan menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan para generasi muda yang bisa terjadi dorongan mental yang negatif. Sehingga  diharapkan kerjasama dan diminimalisir dengan melakukan pembinaan terhadap generasi muda dalam masyarakat,dunia pendidikan dan juga lingkungan pergaulan remaja sendiri. Hal ini dikemukakan Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar pada sambutannya. " kita tidak selalu bisa membangun masa depan untuk generasi muda,tapi kita dapat membangun generasi muda untuk masa depan. Franklin D Roosevelt (1882--1945)generasi muda adalah tee leader of tomorrow, maka di tangan pemuda nasib sebuah bangsa dipertaruhkan. Para pemuda suatu bangsa memiliki semangat dan kemampuan untuk membangun bangsa dan negaranya. Maka hasil pembangunan tersebut juga bisa dirasakan oleh dirinya sendiri dan masyarakat,ujar Mantan DPR RI ini. Lanjutnya, perubahan selalu dikaitkan dengan peranan pemuda,sejarah telah membuktikan  diseluruh belahan dunia,perubahan sosial,politik menempatkan pemuda pada basis terdepan.  Peranannya menyeluruh tidak hanya menjadi mata air tetapi juga hulu hilir hingga mutiara bahkan pemuda menjadi sumber eneri perubahan itu sendiri.
Melalui kesempatan ini, saya sebagai wakil Gubernur Sulbar mengungkapkan keprihatinan terhadap masalah dekadensi moral atau kemerosotan moral pada generasi muda kita yang sampai saat ini menjadi permasalahan bagi bangsa dan masyarakat. Maka dari itu tugas kita bersama seluruh lapisan masyarakat untuk memberikan dorongan yang jelas terhadap kebijakan dan masa depan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa. Sehingga tidak timbul pelaku negatif yang dilakukan oleh generasi penerus bangsa. Sehingga jika ada kesalahan prilaku negatif yang ditimbulkan, tidak semua kesalahan diberikan pada generasi muda akan tetapi  merupakan tanggungjawab kita semua untuk melakukan pembinaan terhadap generasi muda agar mampu membentuk pemuda -pemuda bangsa kita sebagai pemuda yang responsif,bertanggungjawabdan berpengathuan baik secara umum maupun bersifat agamis, tutur Enny.
"kita perlu menyadari bahwa masa depan bangsa tidak berdiri sendiri, diperlukan penataan kehidupan generasi muda yang mampu memainkan peranan penting dalam masa depan bangsa. Masa depan adalah lanjutan masa sekarang dan masa sekarang adalah hasil masa lampau . Dalam hal ini pembinaan dan pengembangan generasi muda haruslah menanamkan motivasi kepekaan terhadap masa depan bangsa sebagai bagian mutlak masa kini,ujarnya.
Kepekaan terhadap masa depan membutuhkan pula kepekaan terhadap situasi lingkungan yang merelevansikan partisipasi generasi muda dalam pembangunan. Untuk itu kualitas generasi pemuda yang mencerminkan nilai-nilai dasar bangsa akan menjadi faktor penentu dalam pembangunan masa depan bangsa dan negara.
Atas dasar yang saya kemukakan, maka kegiatan pelaksanaan saresehan penyelenggaraan pembinaan dan pembentukan karakter bagi generasi muda ini menjadi begitu penting.
" bagaimana kita menanamkan kepada generasi muda rasa cinta kepada bangsa. Salah satunya adalah menanamkan kembali lagu-lagu wajib. Dulu ada himbauan disetiap sekolah sebelum masuk belajar, kita disuruh menyanyi satu lagu wajib, mau pulang sekolah,satu lagu wajib dan itu perlu digalakkan kembali. Untuk Sulbar menurut Enny bahwa ini harus digalakkan kembali dan kedepan akan saya galakkan untuk bisa menumbuhkan rasa cinta agar anak-anak bisa mencintai lagu-lagu wajib. Jangan anak-anak itu, menghapal lagu-lagu dewasa dan tidak mengetahui lagu-lagu wajib, tutur Enny. Karena lagu-lagu wajib, memiliki  kata-kata yang memberikan makna dan  semangat kepada kita semua. Salah satunya satu Nusa,satu bangsa, Padamu Negeri. Dan jika tidak menghapalnya, maka  bisa saja kebalik-balik saat kita menyanyikannya. Untuk itu mari kita kembali menggalakkan semangat mencintai kembali lagu-lagu wajib kepada anak-anak, karena dibalik lagu tersebut memiliki makna yang bisa dijadikan semangat dihati kita dan anak-anak.   

Read 239 times Last modified on Rabu, 25 Oktober 2017 14:29
(0 votes)