01 Agu 2017

Semarak, Atraksi Seni Budaya Mancanegara Di Pembukaan PIFAF 2017

 

 

Polewali Mandar-Pembukaan Festival seni budaya daerah Internasional Polewali Mandar (PIFAF) 2017, di pusatkan di stadion sport center Polewali Mandar di padati masyarakat melihat   langsung acara yg meriah, aman dan tertib, Gubernur Sulbar Alibaal Masdar secara resmi, membuka iven bergengsi PIFAF. Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni, Bupati Polewali Mandar Andi Ibrahim Masdar, Ketua DPRD Provinsi Sulbar Andi Mappangara, Presiden CIOFF Indonesia Said Rahmat, perwakilan kementrian Pariwisata RI.Forkopinda, Dandim 1402 polman, Polri dan stokeholder terkait.Selasa (1/8/2017) . Parade karnaval antar bangsa disertai atraksi10 ekor kuda menari, bersama iringan di tunggangin perempuan cantik, menandakan pelaksanaan PIFAF 2017.juu

 Gubernur Sulbar Alibaaal Masdar menyampaikan, rasa haru dan tabrakan PIFAF terselengara lagi tahun ini, sektor pariwisata merupakan sektor yg sangat maju dan memberikan kontribusi yg besar, ini adalah penggerak ekonomi.

 "Program wisata ini diharapkan meningkatkan target kunjungan wisata yg berdampak positif untuk daerah ini, banyak icon di polewali mandar sulbar sandeq race tahu mancanegara, festival budaya, pameran kuliner dan produk lokal keunikan tradisi mandar inilah pencerminan masyarakat yg kaya aneka ragam adat istiadat, saya kira Festival ini patut di lestarikan karena, budaya adalah pintu gerbang pariwisata "sebut gubernur.

 Ketua Umum PIFAF Mustari Mula dalam laporannya, PIFAF adalah akulturasi seni budaya dan pariwisata daerah dengan mancanegara, menumbuhkan kepercayaan dunia internasional terhadap kab.Polewali mandar. Serta mendukung perdamaian dunia, "ini menjadi jembatan interaksi, kebudayaan antar bangsa bangsa.

 "Begini peserta PIFAF dari dalam dan luar negeri, akan berdampak terhadap pengembangan kesenian rakyat dan kepariwisataan, ini menjadi media komparatif ajang promosi untuk meningkatkan kunjunhan wisatawan mancanegara," terangnya.

 Bahkan yg bertaraf internasional yg mengikuti para komunitas penggiat seni tradisonal antar bangsa, menumbuhkan kepercayaan dunia internasional dan juga misi perdamaian.Menurut Presiden Cioff Indonesia Said Rahmat mengucapkan rasa terima kasih kepada pemkab, Polewali Mandar atas kepercayaannya menjadi mitra kerja melaksankan festival dari 1 sd 5 agustus , Kurasa aku tersesat hal tersebut menjadi celah untuk mengenalkan pariwisata dan keindahan Polewali Mandar kemata dunia.

"Besarnya animo negara yg ingin berpartispasi, sigapnya persiapan Pemkab Polewali Mandardan rangkaian acara yg semakin matang dalam menggelar PIFAF tidak mudah, namun dengan komitmen dan kerja keras dan antusias yg tinggi masyarakat, bisa terwujud, pungkas Said.

 

Peserta PIFAF dari luar negeri terdiri lima grup CIOFF sebanyak 83 orang yaitu slovakia dinas 22 orang terdiri 12 perempuan, 10 laki laki. Malaysia 22 orang terdiri 10 perempuan dan laki laki 12 orang, korea selatan dengan jumlah 16 orang 8 perempuan, laki laki 8.orang. India 12 orang peserta terdiri dari 8 perempuan dan 4 laki laki, kemudian Thailand 11 orang, terdiri 7 perempuan dan laki laki 4 orang

 

Peserta dari tim AIESEC di Pra PIFAF sebanyak 8 negara, yaitu jerman, perancis, spanyol, portugal, amerika serikat, cina, vietnam, belanda ,. Peserta tim AIESEC di PIFAF sebanyak 11 negara yaitu firlandia, spanyol, cina, vietnam maroko, belanda, ukraina, portugal, prancis, hongkong, dan jerman., Peserta masing-masing negara penuh adat istiadat dan atraksi budaya di stadion sport center disaksikan 7000 seorang penonton Yang memadati pusat olah raga dan

 

Sementara peserta dari dalam negeri sebanyak 30 grup kesenian diantarnya, sanggar mamuang kab. Mamuju, Sanggar tipalayo pambong Kab. Majene, Komunitas uwake culture foundation tinambung kab polewali mandar, sanggar   manarang kab. Mamuju utara, sanggar IKKM kab Mamuju utara, Sanggar la sinrang kab pinrang, sanggar soyang ballo kab toraja, dan sanggar lainnya dari kab luwu, palopo, toraja, dan sanggar nusantara Yogyakarta

Tema kegiatan PIFAF "Budaya, lestari, pariwisata maju" dengan motto sukses pelaksanaan, sukses pelayanan dan sukses mengelola administrasi. (Media center PIFAF)

 

 

Read 481 times Last modified on Rabu, 02 Agustus 2017 05:42
(0 votes)