10 Jun 2017

ABM Lanjutkan Kunker Dan Safari Ramadhan Ke Kabupaten Matra



Usai menggelar Kunjungan kerja di Mateng pada tanggal 8 Juni 2017,  Pemerintah Provinsi Sulbar beserta rombongan  kembali melanjutkan perjalanan kunjungan kerja sekaligus safari ramadhan  di Kabupaten Matra  pada hari Jumat tanggal 9 Juni 2017. Kunker Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar yang diikuti oleh Kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang, Danrem Tatag 142 Taroada Kolonel Inf. Taufiq Shobri,Dandim 1418 Mamuju Letkol Imran dan para pimpinan OPD Lingkup Sulbar.
Dalam rangka kunjungan kerja ABM di Kabupaten Matra, Bupati Matra Agus Ambo Jiwa menyambut kedatangan gubernur Sulbar yang pertamanya kalinya di rumah jabatannya.
Setelah pukul 3 siang dilanjutkan dengan rapat kerja di kantor bupati Matra yang dihadiri kapolda,Danrem Tatag 142 dan Dandim Mamuju dan Pimpinan OPD Sulbar dan Pimpinan OPD Mateng, Kepala Desa dan Para Camat Se Kabupaten Matra dan tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Pada rapat kerjanya, ABM memberikan sambutan sekaligus kembali mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya dalam pilkada gubernur dan wagub pada 15 Feberuari 2017 dengan aman dan lancar.Ditambahkan pula bahwa 13 tahun Sulbar cukup banyak keberhasilan yang dicapai namun semuanya masih banyak hal yang perlu kita kejar agar Sulbar bisa berdiri sejajar dengan Provinsi Lain di Negera Kesatuan RI yang kita cintai ini.Capaian tersebut tentu dipengaruhi dengan pertumbuhan ekonomi yang saat ini tumbuh sebesar 7,38 persen. Untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi, harus didorong dengan kemajuan baik ditingkat kabupaten dan kecamatan dan desa. Bagaimana agar satu desa bisa memiliki satu potensi atau produk yang bisa dikembangkan atau dihasilkan sehingga menjadi keunggulan didaerahnya, Ucapnya.
Disampaikan pula hal tersebut tentu akan mengubah atau menurunkan  tingkat kemiskinan yang saat ini sebesar 11,19 persen. Sehingga anggaran diharapkan agar lebih fokus pada upaya peningkatn kesejahteraan masyarakat terutama pengentasan kemiskinan. Begitu pula dengan tingkat pengangguran diharapkan bisa menurun yang sampai saat ini sebesar 2,96 persen. Maka dari itu kualitas tenaga kerja perlu ditingkatkan karena dengan data menunjukkan bahwa angkatan kerja kita tergolong rendah dimana 50,83 persen lebih angkatan kerja pendidikan SD Kebawah. Untuk itu menurut ABM upaya kedepan adalah bagaimana mencetak SDM yang berkualitas. Setiap Bupati bisa mencetak lulusan S2 sebanyak 5 orang atau disetiap desa bisa mencetak 10 orang . Yang nantinya peningkatan tersebut bisa memberikan dampak yang positif bagi kemajuan kabupaten dalam hal SDM.
"pengangguran dapat kita turunkan dengan membuka kerjasama dengan pihak investor,agar lapangan kerja bisa terbuka. Apalagi mengingat di Matra ini merupakan lumbung sawit yang besar, dimana mayoritas masyarakatnya adalah petani. Diharapkan bagaimana agar disetiap kabupaten bisa ada pabrik pengelolaan kelapa sawit yang mengelola menjadi minyak goreng dan itu dikerja oleh masyarakat yang ada di sini.
Begitu juga dengan Indeks pembangunan manusia (IPM) sebesar 62,60 persen masih berada dibawah IPM Nasional yang sebesar 70,18 persen dan kita semua punya kewajiban untuk meningkatkan kualitas di bidang pendidikan kesehatan dan ekonomi.
Selain itu ABM menambahkan bahwa SMA dan SMK saat ini telah berada di Pemrov dan menjadi tugas kita untuk peningkatan SDM dikalangan generasi penerus kita.
"Kedepan kita akan membuat sekolah unggulan disetiap kabupaten. Sekolah unggulan cukup satu saja di kabupaten, supaya kedepan anak-anak kita bisa bersaing dengan anak-anak dari daerah lain, tutur ABM. Pemerintah kabupaten harus cermat dalam melihat semuanya agar apa yang menjadi program kerja dapat tepat sasaran untuk masyarakat.
Sedangkan untuk infrastruktur juga memegang peran penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Kondisi jalan nasional Di Sulbar saat ini 86,68 persen kondisi mantap dan 13,32 persen kondisi rusak dengan total panjang sebesar 763,17 KM. Hal ini tentu akan kita dorong untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat.Sedangkan untuk jalan Provinsi dengan panjang 349,67 KM dimana terdapat 21,10 persen dalam kondisi mantap,38,30 persen kondisi sedang dan 40,60 persen dalam kondisi rusak berat. Untuk itu fokus penanganan jalan Provinsi diharapkan agar lebih optimal dan dapat segera dituntaskan, Ungkap ABM. 
Sambungnya bahwa untuk pembagian kerja juga perlu dilakukan pembagian batas wilayah. "jika itu pekerjaan untuk Provinsi tentu harus dikerja oleh Provinsi atau pusat, jika wilayah itu kabupaten dan jaraknya sekian maka dikerja oleh kabupaten dan jika itu pekerjaan untuk desa maka dikerja oleh kepala desa. Ini perlu dilakukan agar tidak terjadi tumpang tindih atau tabrakan. Sehingga jika jelas pembagian kerjanya dengan melihat batas wilayah maka diharapkan semua akan berjalan dengan baik, tutur ABM.
Singkronisasi dan sinergitas pembangunan dilakukan di lini trategis dan arah kebijakan baik ditingkat Provinsi maupun  Kabupaten dengan tujuan memiliki peningkatan kesejahteraan masyarakat. Begitu juga keamanan dan ketertiban harus dijaga. Apalagi saat ini di Sulbar telah ada Kapolda dan dari TNI yang bersama-sama dengan pihak pemerintah untuk saling bekerjasama dalam memberikan keamanan untuk masyarakat di Sulbar.
Sesuai dengan visi dan misi kita maju dan malaqbi dimana aspek kesejahteraan masyarakat yaitu pendidikan dan kesehatan serta ekonomo masyarakat, kedua aspke tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional,ketiga aspek pengembangan infrastruktur daerah serta pengelolaan SDA yang optimal. Sedangkan Malaqbi dalam artian masyarakat malaqbi, berpengtahuan,berketerampilan,berbudaya dan religious. Alam dan lingkungannya Malaqbi yakni Alam terkelola dengan baik dan Profesioanl untuk kesejahteraan masyarakat. Malaqbi dalam membangun hubungan dunia luar dan provinsi lainnya. Membangun Jejaring yang kuat dan dihormati.   
Adapaun misinya adalah membangun SDM berkualitas dan berkepribadian dan berbudaya, melalui program strategis yaitu pemberian bantuan beasiswa bagi pelajar,perbaikan sarana dan prsarana sekolah, sekolah unggulan dan laboratorium lengkap satu disetiap kabupaten. Peningkatan kualitas guru serta mencetak tenaga - tenaga ahli melalui program Doktor di berbagai bidang keilmuan. Selain itu mewujudkan pemerintahan yang bersih dan modern dan terpercaya. Dengan program prioritas Sulbar E Goverment dan Sulbar Zero Korupsi.         Apalagi masyarakat di Matra merupakan suara terbanyak untuk kami pasangan nomor tiga,Ujar ABM.
Untuk itu dengan kemenangan ini, merupakan amanah dari rakyat yang akan kami laksanakan sebaik-baiknya.
Selain itu, Untuk sektor pembangunan kita harapkan agar di Kabupaten Matra ini bisa memiliki bandara dan pelabuhan yang memadai. Bukan hanya itu lapngan olahraga juga harus kita sediakan, saya minta Bupati untuk bisa menyediakan lahan untuk kita membangun lapangan olahraga yang bagus dan penyedian lahan untuk kolam renang  yang nantinya dapat kita gunakan untuk kegiatan Porda.
Sedangkan untuk jembatan dan irigasi merupakan perhatian kami di Pemprov, insya allah besok saya akan ke Palu dalam rangka safari ramadhan dan saya melewati salah satu jembatan yang ada di Matra yang sampai sekarang ini belum selesai dikerjakan. Saya akan mengunjunginya langsung untuk melihat apa kendalanya selama ini, Ujar ABM.
Dalam rapat tersebut dilanjutkan dengan dialog. beberapa pertanyaan disampaikan oleh Kepala Desa dan camat serta OPD lingkup Kabupaten Matra. Salah satu yang diminta kepala desa adalah bagaimana pemerintah bisa memberikan perhatian untuk harga kepala sawit. " saya meminta kepada bapak gubernur untuk bisa membantu kami dalam menentukan kestabilan harga kepala sawit,ungkap Kepala Desa  Tikke. Begitu juga dengan kepala desa lainnya yang meminta ABM agar bisa memberikan perhatian terkait jalan dan jembatan yang rusak.
Lanjut ABM menjelaskan bahwa kedepan, usai lebaran ia akan mempertemukan antara pihak perusahaan kelapa sawit dan masyarakat untuk memusyawarakan tentang harga kelapa sawit. Jika ada kendala dalam pertemuan, maka saya akan menjadi penengah dalam diskusi nantinya,ujar ABM yang menutup sesi dialog dan dilanjutkan dengan buka bersama di rumah jabatan Agus Ambo Jiwa.       

Read 336 times Last modified on Sabtu, 10 Jun 2017 16:58
(0 votes)