01 Jun 2017

Pemprov Sulbar Gelar Rapat Kerja di Kabupaten Majene

Usai rapat kerja di Kabupaten Polman,   Gubernur  Ali Baal Masdar bersama Wagub Enny Anggraeny Anwar , serta Sekda  Ismail Zainuddin dan Pimpinan OPD tingkat Sulbar bersama OPD Kabupaten Majene  menggelar agenda rapat kerja di Kabupaten Majene pada hari Rabu (31/5/2017)  Kegiatan agenda di Kabupaten Majene ini  diterima langsung oleh Bupati Majene Fahmi Massiara dan Wakilnya serta ketua PDRD Majene dan Kasrem  .

Terkait sambutan yang dipaparkan ABM mengatakan  bahwa momentum ini menjadi semangat baru dalam mempererat silaturahmi sekaligus menyadarakan kita akan pentingnya kebersamaan dan merasakan kebahagian bersama dalam mengabdikan diri untuk masyarakat, bangsa dan Negara agar senantiasa berada pada kondisi yag kokoh diatas landsan keimanan dan ketawaaan khususnya dalam bulan suci ramadhan ini.

Atas nama pemerintah Sulbar dan pribadi, ABM menyampaikan aspresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak dan unsure pemerintah terkait serta seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Majene atas segala dedikasi dan partipasinya dalam mensukseskan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wagub Sulbar 15 februari 2017 yang telah berjalan dengan baik,lancar dan demokratis.“usia Sulbar kini 13 tahun telah tercatat keberhasilan yang telah dicapai oleh periode pemerintahan yang lalu. Untuk itu patut kita apresiasi yang tinggi akan hasil-hasil pembangunan tersebut.

  ABM meyebutukan dalam evaluasi upaya untuk meningkatkan kinerja pembangunan lima tahun mendatang ada beberapa indikator  capaian pembangunan anatara lain, pertama, pertumbuhan ekonomi yang mengalamai peningkatan sebesae 7,38  persen yang berada pada angka rata-rata nasional mencapai 5,01 persen . Peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh seluruh Kabupaten di Sulbar bahkan lebih tinggi dari rata-rata Nasional  Kedua Tingkat kemiskinan mengalami penurunan . Pengentasan kemiskinan pada awal berdirinya Sulbar, presentase penduduk miskin pada tahun 2006 sebesar 19,30 persen dan diturunkan menjadi 11,19 persen pada tahun 2016. Jumlah penduduk di Sulbar di dominiasi penduduk miskin perdesaaan sebesar 121,83 persen ribu jiwa atau sekitar 82,93 persen penduduk miskinberada dipedesaan dan penduduk miskin perkotaan sebesar 25,07 ribu jiawa atau sekitar 17,06 persen.

“kedepan system perencanaan dan penganggaran diharapkan agar lebih focus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama pengentasan kemiskinan di tingkat perdesaan, Ujar ABM.

Ketiga, Indeks ketimpangan pendapatan pada tahun 2014 0,38 persen mengalami perbaikan pada tahun 2016 menjadi 0,37 persen . Hal ini mengalami perbaikan pemerataan pembangunan di Provinsi Sulbar.

Keempat kembali dijelaskan tentang tingkat pengangguran terbuka telah berhasil diturunkan dari 4,10 persen pada tahun 2010 menjadi 2,98 persen pada triwulan pertama tahun 2017.Angka ini sangat jauh dibawah angka rata-rata nasional sebesar 5,33 persen pada triwulan pertama tahun 2017. Sedangkan ke Lima adalah tingkar pengangguran terbuka, capaian tingkat pengangguran terbuka telah berhasil diturunkan dari 4,10 persen pada tahun 2010 menjadi 2,98 persen pada triwulan pertama tahun 2017. Angka ini berada jauh diangka rata-rata nasional sebesar 5,33 persen pada triwulab pertama tahun 2017. “ untuk menekan tingkat pengangguran pemerintah  perlu memaksimalkan kontribusi sector pertanian sebagai penymbang lapangan kerja terbesar 48,01 persen Salah satunya adalah pengambangan agroindustri yang telah menjadi rporgam prioritas di Sulbar. Serta kelima adalah indeks pembangunan manusia (IPM) Capaiannya sebesar 59,74 persen kondisi ini meningkat menjadi 63,60 persen pada tahun 2016.

Komponen pembentukan IPM ini dari dimensi kesehatan masih tergolong masih rendah. Dimana angka harapan hidup sebesar 64,31 tahu berada dibawah rata-rata nasional sebesar 70,90 tahun. Sedangkan tingginya jumlah kemarian ibu 47 kasus, kematian bayi 379 kasus. Tahun 2016 menjadi penyebab rendahnya angka harapan hidup yang dipengaruhi beberapa factor seperti lingkungan air bersih dan sanitasi , tutur ALI Baal Masdar.

 Sedangkan dimensi pendidikan dijelaskan pula rata-rata sekolah rpvinsi Sulbar sebesar 7,14 tahun. Serta harapan lama sekolah sebesar 12,34 persen tahun. Masih berada di bawah rata-rata nasional. Sehingga upaya meningkatkan derajat pendidikan melalui peningkatan partisipasi sekolah atau daya serap sekolah terutama pada jenjang SMA yang masih rendah sekitar 67,14 persen. Dan diharapkan pebaikan sarana dan prasarana sekolah serta peningkatan kualitas guru juga sangat diharapkan, Ujarnya.

Selain itu untuk  pembangunan infrastruktur memegang pernana penting dalam kemajuan pembangunan salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi. Sebagai gambaran keberhasilan, kondisi jalan nasional di Sulbar pada tahun 2016 sebesar 86,68 persen  kondisi mantap dan 13,32 persen kondisi rusak. Dengan total panjang sebesar 763,17 KM. Hal ini tentunya akan terus kita dorong untuk mendapat perhatian dari pemerintah pusat. Sedangka untuk jalan provpersen kondisi sedang dan 40insi dengan panjang 349,67 KM. Dimana terdapat 21,10 persen dalam kondisi mantap, 38,30 persen kondisi sedang dan 40,60 persen dalam kondisi rusak berat. Untuk itu focus penanganan jalan provinsi diharapkan agar lebih optimal dan dapat segera dituntaskan.

Keberhasilan pembangunan di Sulbar tentunya tidak lepas dari keberhasilan pembangunan seluruh kabupaten di Sulbar. Untuk diperlukan singkronisasi dan sinergitas pembangunan antar provinsi dan kabupaten. Agar tujuan pe,bangunan dapat kita capai bersama dan saling bersinergi Oleh karena itu,semua masuk dalam visi dan misi yaitu Sulbar maju dan Malaqbi yang nantinya dapat sejajar dengan provinsi lainnya di Indonesia dengan mendorong tiga aspe, yang pertama maju dari apke pendidikan,kesehatan dan tingkat ekonomi masyarakat. Yang kedua Maju dalam pengelolaan tata pemerintahan yang bersih dan professional dan yang ketiga maju dalam pengembangan infrasturktur daerah yang pengelolaan SDA yang optimal, Ungkap ABM. Sedangkan malaqi dalam arti masyarakatnya berpengatahuan,berketerampilan,berbudaya dan religious. Alam dan lingkungannya terkelola dengan baik dan professional untuk kesejahteraan rakyat . serta Malaqbi dalam hubungan  beberapa misi  

Sambunganya bahwa untuk mewujudkan cita-cita dari visi tersebut , arah kebijakan pembangunan selanjutnya kedalam , membangun SDM yang berkualiatas berkepribadian dan berbudaya,mewujudkan pemeriantahan yang bersih,moder dan terpercaya  dengan program prioritas sulbar E Government dan Sulbar Zero Korupsi , membangun dan menguatkan konektivitas antar wilayah berbasis unggulan strategis,meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inovatif dan berdaya saing tinggi,mengarusutamakan lingkungan hidup untuk pembangunan yang berkelanjutan. Dimana pewujudkan Sulbar bersih dan hijau, tutup ABm yang melanjutkan dengan Buka bersama di rujab Bupati Majene dan Solat Tarwih di masjid majene.            

 

Read 355 times Last modified on Jumat, 02 Jun 2017 08:49
(0 votes)