27 Jan 2017

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulbar Perkuat Lima Bidang

Salah satu biro yang kini menjadi Dinas adalah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sulbar dibawah kepemimpinan Darmawati Ansar. Sebagai Dinas baru, Darma menuturkan bahwa saat ini terkait data yang ada di Dinas pemberdayaan perempuan dan perlindungan Anak Provinsi Sulbar sementara dikumpulkan dan disempurnakan disetiap kabupaten dan awal bulan data tersebut sudah bisa dipublikasikan ujarnya diruang kerjanya pada hari Rabu (25/1) 2016. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak memiliki 4 bidang, satu UPTD P2TP2A dan sekretaris dimana antara lain bidang Kesetaraan Jender,perlindungan hak anak, perlindungan perempuan dan anak, UPTD P2TP2A, bidang KB dan Kependudukan dan satu Sekretaris, tutur Darma. Dijelaskan salah satu bidang yakni UPTD P2TP2A merupakan wadah pengaduan bagi korban yang terkena kekerasaan, dimana wadah ini memiliki sistem rujukan kesehatan, pendampingan dan visum, jadi ada tiga penanganan yang dilakukan P2TP2A. "walaupun ada kendala di SDM, karna orang yang ditempatkan belum memiliki pengalaman sehingga seperti satgas yang dikirim kembali perlu menyesuaikan,ujarnya. ditambahkan bahwa jumlah keseluruhan pelaporan kekerasan perempuan dan anak se Provinsi Sulbar sebanyak 141 laporan. Hal ini menurutnya terjadi peningkatan, mengingat banyaknya masyarakat yang dulunya enggan untuk melaporkan kejadian disebabkan malu. Akan tetapi dengan adanya posko yang kami buat di setiap daerah menjadikan masyarakat mudah untuk melapor agar mendapatkan perlindungan haknya. Inilah menjadikan kami terus bekerja untuk mngawal para korban mendapatkan hak haknya untuk mendampingi mereka (korban)ke rumah sakit untuk mendampingi ke pihak kepolisian. Selain itu bidang yang baru yaitu bidang kb dan kependudukan yang diisi oleh salah satu kabid dari dinas kesehatan yang dulunya menangani kesejahteraan keluarga sehingga tidak sulit bagi kabid mendalami tupoksi tentang kb dan kependudukan. ditambahkan pula bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dan diterima dengan baik oleh pihak kepala perwakilan BKKBN Sulbar untuk memberikan penjelasan tentang bidang yang ada dinas terkait kb dan kependudukan sehingga hasil dari pertemuan tersebut adalah terkumpulnya semua data valid dan dijelaskan pulatentang mana ranah perwakilan KB dan kependudukan yang ada di BKKBN perwakilan Sulbar dan ranah dinas bidang KB dan kependudukan. Diharapkan kita bisa bergerak satu garda yakni koorinasi dan satu komando untuk saling memberikan penjelasan, tuturnya. " pasalnya yang eksekusi adalah orang orang dari kabupaten, tapi semua dapat difasilitasi, baik itu dana APBD dan APBN, sehingga diharapkan tidak tumpang tindih nantinya. begitu juga kalau pihak perwakilan BKKBN Provinsi Sulbar jika melaksanakan kegiatan sosialisasi maka pihak dinas bisa jalan melaksanakan pelayanan kesehatan gratis dan dua duanya bisa sejalan dan kedepan program ini sasarannya hampir semua kabupaten dan untuk kb kita lihat dulu dari segala prioritas seperti kependudukan, kita akan lebih banyak bergerak ke kabupaten polman dan Majene melihat jumlah penduduk yang cukup banyak disana, "pungkas Darmawati.

Read 609 times Last modified on Minggu, 26 Maret 2017 21:45
(0 votes)