24 Jan 2017

BEBAS MANGGAZALI INGIN WUJUDKAN KONSEP RUMAHKU ADALAH SURGAKU

Usai dilantik sebagai Kadis di Dinas Perumahan Pemukiman Provinsi Sulbar, Bebas Manggazali ingin mewujudkan konsep perumahan dan pemukiman yang sehat, aman dan asri seperti halnya rumahku surgaku hal ini disampaikan pada hari Selasa (24/1) 2017 di sela sela rapat. Bebas ingin menerapkan adanya aturan aturan regulasi sehingga tidak ada hal yang menyimpang tentang penataan pengawasan pemukiman dan setelah aturan diterapkan maka tentu akan disusun sesuai dengan perencanaan yang baik. Menurutnya yang paling penting juga adalah adanya data base yang menunjang kita untuk bekerja memprogramkan agenda tahun 2017, sehingga bukan hanya sarana dan prasarananya saja akan tetapi data riil dilapangan harus valid , maka itu sangat penting adanya data base ujar Bebas " kedepan saya menginginkan untuk kawasan agar memiliki pilot projet, jadi kawaasan yang dianggap kumuh dan menjijikkkan yang tidak layak huni, kedepan perumahan tersebut menjadi layak huni,asri,aman dan sehat dan menjadi rumahku adalah surgaku "harapnya. Sedangkan untuk sistem pengawasan, baru baru ini kami bersama pokja perumahan memantau langsung perumahan susun yang ada didaerah rangas yang menurut pemantauan kami belum memiliki perda tentang tarif sewa perumahan tersebut. Untuk itu kami dalam waktu dekat ini sebelumnya akan melakukan pembenahan terlebih dahulu, setelah rampung saya akan perintahkan kepala seksi yang menangani perumahan untuk menginfentalisir mana bangunan yang sudah dibangun dan mana yang sudah direhap karna ada perumahan swadaya dan ada bangunan khusus,ungkapnya. Ditambahkan, tentang prosedur pemenang pekerjaan proyek perumahan pemukiman yang masuk tahap lelang bukan kami menentukan tapi ULP yang menangani, tetapi setelah bekerja atau kontrak telah berjalan, maka kami akan melakukan pengawasan ketat nah jika mereka main main, tidak sesuai dengan aturan maka saya tidak menandatangani kerjasamanya, tegasnya. dijelaskan kembali bahwa kawasan dengan setiap daerah beda, kalau daerah atau wilayah ada batasan administratip, jadi kalau berbicara kawasan itu peruntukkan dan punya ciri khusus kalau wilayah pemukiman, ya pemukiman jangan sampai masuk di kawasan industri begutu juka sebaliknya. jadi perumahan dan pemukiman kedepan saya memiliki harapan bahwa rumahku surgaku, sehingga membangun kawasan perumahan itu harus sesuai dengan konsep tata ruang yang sudah ada yang telah disepakati. Sedangkan untuk dinas perumahan dan pemukiman, memiliki dua bidang yakni bidang perumahan dan pemukiman, pungkas Bebas Manggazali.

Read 399 times
(0 votes)